Email Autoresponder

Jumat, 06 Desember 2013

Jangan Anggap Remeh Asam Lambung


Asam lambung berlebih adalah suatu gejala maag di mana lambung terluka atau mengalami peradangan, disebabkan karena pola makan yang tidak teratur dan bisa mengakibatkan perih dan mual. Lambung memproduksi asam, untuk mencerna makanan dalam keadaan jadwal yang teratur. Bahkan, saat tidur pun lambung tetap saja memproduksi asam walaupun tidak ada makanan yang harus di hancurkan.
Asam lambung sebenarnya sangat di butuhkan untuk membantu proses pencernaan. Tanpa asam lambung, makanan yang masuk kedalam ubuh tidak dapat di cerna dengan baik, sehingga zat-zat gizi juga tidak bisa diserap oleh tubuh. Didalam tubuh sangat di perlukan jumlah asam lambung yang seimbang, karena jika berlebihan akan menimbulkan penyakit. Produksi asam lambung bertambah pada saat tubuh membutuhkannya, yaitu saat makan. Sebaliknya pada saat tubuh tidak membutuhkan, produksi sam lambung akan menurun kembali. Karena itu, jadwal makan yang tidak teratur sering membuat lambung sulit beradaptasi. Bila hal ini terjadi terus-menerus, akan terjadi kelebihan asam dan akan mengiritasi dinding mukosa lambung.
Banyak orang mengganggap remeh penyakit asam lambung. Padahal, jika asam lambung ini naik ketenggorokan atau kerongkongan akan mengakibatkan kerusakan saluran tenggorokan yang pada giliranyaakan mengakibatkan kanker. Penyakit asam lambung yang naik kekerongkongan di sebut GERD     (Gastroesophageal Reflux Disease). Gejala GERD adalah rasa pana s di dada, rasa tidak nyaman pada saat menelan, dan rasa sakit pada saat menelan makanan.
Gejala tambahanya meliputi serangan asam yang frekuen, batuk yang lama dan terus-menerus, suara serak, mual dan muntah, nyeri pada dada non kardiak, dan sendawa.

Tukak lambung
Tukak atau luka pada lambung di kenal dengan Ulkus. Kondisi ini terjadi karena lapisan pelindung lambung yang rusak dan radang pada dinding lambung. Biasanya kondisi ini merupakan tahap awal sebelum terjadinya tukak. Selama ini mungkin kita menyangka bahwa masalah pada lambung hanya di sebabkan oleh makanan terlalu pedas, terlalu asam, telat makan, atau faktor lainnya. Namun ternyata ada penyebab lain yaitu Infeksi oleh bakteri Helicobacter Pylori. Infeksi kuman ini biasanya terjadi pada saat anak-anak. Di perkirakan sekitar setengah penduduk dunia mengalami infeksi ini, namun sebagian besar tidak menyadarinya. Penyebaran penyakit ini melalui kontak langsung, air liur, muntah, atau dari kotoran. Kuman ini juga dapat menular melalui makanan yang terkontaminasi.
Pada awalnya kuman ini tidak menimbulkan gejala hingga terjadi kerusakan terus-menerus. Hal ini di tunjukan oleh gejala yang signifikan, seperti :
- Rasa nyeri dan terbakar pada daerah perut
- Mual, terasa kembung kadang di sertai muntah.
- Sering sendawa.
- Rasa nyeriyang sangat parah dan menetap pada daerah perut.
- Kesulitan menelan.
- Buang air besar berdarah kehitaman, muntah darah, atau mengeluarkan muntahan bewarna seperti kopi.
Tidak hanya itu, tukak lambung jika tidak segera di obati dan di konsultasikan kepada dokter, bisa membawa penderita ke beberapa penyakit komplikasi lainnya seperti misalnya radang pada dindinglambung yang dikenal dengan Gastritis dan juga penyakit kanker lambung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar