Jika asam lambung naik biasanya sebagian besar orang
langsung mengkonsumsi obat yang tergolong antasida atau penghambat sekresi asam
lambung. Namun sebenarnya obat tersebut hanya meredakan maag atau asam lambung
hanya bersifat sementara, penyakit ini bisa kambuh kembali secara tiba-tiba dan
mungkin akan lebih parah dari sebelumnya. Hal yang harus di perhatikan adalah
mengenali penyebab asam lambung kambuh misalnya mungkin dari faktor pola makan
anda yang tidak teratur sesuai dengan pola makan sehat, atau juga karena telat
makan.
Berhati-hatilah dalam memilih obat asam lambung, karena jika
salah akan meningkatkan pertumbuhan bakteri dan justru akan menimbulkan penyakit
lain karena efek samping yang bervariasi dan berbahaya juga. Hindari pula obat-obatan tertentu seperti
golongan Anticholinergenik dan Theophyllin.
Selain mengkonsumsi obat yang benar, beberapa hal di bawah
ini adalah tips untuk mencegah asam lambung kambuh, yaitu :
Berhenti merokok
Merokok dapat menyebabkan LES ( Lower Esophagel Sphincter)
tidak bekerja secara normal. Selain itu, tembakau dapat memicu meningkatnya
produksi asam lambung.
Kurangi Berat Badan
Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan pada
perut dan mendorong asam lambung ke kerongkongan.
Hindari Memakan Terlalu Banyak Makanan Dan Waktu Makan Yang
Terlalu Dekat Dengan Waktu Tidur
Jika kita memakan terlalu banyak makanan, asam lambung akan
dengan mudah terdorong keatas, kekerongkongan. Selain itu juga waktu makan
malam kita terlalu dekat dengan jam tidur, itu juga akan memicu asam lambung
untuk menekan keatas. Di sarankan agar makan malam di lakukan sekitar pukul
18.00.
Saat Tidur, Usahakan Kepala Dan Bagian Atas Lebih Tinggi
Daripada Perut Dan Badan Bagian Bawah.
Jika kita terbaring tanpa menggunakan bantal, asam lambung
akan mudah tertekan ke kerongkongan melalui LES. Tinggikan kepala kurang lebih
15 cm saat tidur.
Mengunyahlah Lebih Lama
Usahakan mengunyah makanan sebanyak 32 kali sebelum makanan
masuk kedalam lambung. Dengan mengunyah lebih lama bukan dikarenakan supaya
makanan menjadi hancur, melainkan memberikan kesempatan agar meningkatnya
volume air kedalam makanan tersebut. Karena di dalam ludah manusia terdapat
berbagai jenis enzim seperti lipase,
lisozim, amylase, mukosa, elektrolit dan
bakterisida.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar